Christmast And New Year Deals Are Here! Get Discount Up To 50%

Sejuk dan Menyegarkan, Inilah Khasiat Peppermint Young Living

sejuk dan menyegarkan inilah khasiat peppermint young living

Apa yang ada di benakmu ketika mendengar istilah “peppermint”? Mengingatkanmu dengan rasa mint yang segar, bukan? Rasa dan aroma herbal tersebut memang kerap ditemukan di kemasan teh, makanan, pasta gigi, dan obat kumur.

Keharuman alami peppermint sebenarnya lebih menyegarkan dari yang kamu bayangkan, bahkan bersifat menenangkan. Kamu akan mendapatinya pada minyak esensial Peppermint Young Living. Memiliki berbagai kegunaan, produk aromaterapi berkualitas grade A ini pun patut menemani keseharianmu.

Mengenal Tanaman Aromatik Peppermint

peppermint young living manfaat
Sumber : Promag.id

Peppermint merupakan tanaman aromatik, hasil perpaduan antara watermint dan spearmint. Daunnya memiliki ujung runcing dan tepi bergerigi, serta permukaan kasar yang ditumbuhi bulu-bulu halus. Pun terdapat bunga berwarna ungu yang menghiasinya.

Tumbuhan yang menyandang nama latin Mentha piperita ini sarat akan kandungan mentol, mencapai 40 persen. Manfaatnya bervariasi, sebagian berkaitan dengan saluran pernapasan.

Young Living tidak main-main dalam mengambil sari terbaik dari Mentha piperita. Dengan metode distilasi uap, mereka menggunakan ½ kilogram daun dan pucuk pohon peppermint untuk menghasilkan satu botol minyak berukuran 15 ml. Bahan baku berasal dari beberapa perkebunan, termasuk Whispering Springs Farm di Mona, Utah.

Adapun Peppermint Young Living harga eceran adalah Rp441.000. Kalau mendaftar sebagai member grosir, kamu akan mendapat potongan sebesar 24 persen sehingga cukup membayar sebanyak Rp335.000 saja. Tentunya, harga bisa berubah sewaktu-waktu, tergantung kebijakan produsen.

Peppermint Young Living Manfaat

peppermint young living harga
Sumber : Atsiriliving.com

Apa saja manfaat yang bisa kamu dapatkan dari tiap tetes minyak esensial peppermint? Ini dia rangkumannya.

1. Membangkitkan fokus dan semangat

Aroma mentol yang menyejukkan dapat menciptakan suasana fokus dan penuh semangat. Karena itulah, peppermint oil cocok didifusikan untuk menemani aktivitas belajar, bekerja, ataupun olahraga.

2. Mengatasi sakit kepala dan migrain

Kamu sering mengalami sakit kepala akibat ketegangan, atau justru migrain? Peppermint essential oil bisa membantu mengatasi keduanya.

Sebuah artikel di American Family Physician menyebutkan bahwa Mentha piperita mampu merelaksasi otot-otot yang tegang. Dengan penggunaan secara topikal (oles), minyak esensial ini bekerja seperti Tylenol atau Paracetamol dalam meringankan rasa nyeri.

3. Meringankan flu dan batuk

Meskipun kedengaran sepele, tetapi flu bisa menyumbat saluran pernapasan sehingga membuatmu merasa tersiksa. Tenang, peppermint essential oil dapat menjadi solusi alternatif. Senyawa utama yang terkandung di dalamnya, mentol, bekerja efektif sebagai dekongestan yang melegakan pernapasan.

Mentol juga berperan laiknya ekspektoran, yakni merangsang pengeluaran dahak dari saluran pernapasan. Peppermint Young Living kegunaan satu ini amat dibutuhkan oleh kamu yang sedang batuk-batuk.

4. Merawat sinus

Beberapa orang yang menderita sinusitis merasakan dampak positif saat menghirup peppermint essential oil. Kemungkinan karena senyawa mentolnya mampu menangani reseptor lendir dan membersihkan saluran pernapasan. Kendati begitu, belum ada penelitian yang mengonfirmasinya secara pasti.

Jika sinusmu bermasalah, tidak ada salahnya untuk menambahkan beberapa tetes peppermint oil ke dalam mangkuk berisi air panas, lalu menghirup uapnya.

5. Melegakan pernapasan

Mengingat peppermint bekerja sebagai dekongestan, maka efek pentingnya adalah melegakan pernapasan. Kalau kamu mengalami gejala asma, cobalah membuat obat gosok dengan campuran peppermint oil, eucalyptus essential oil, serta minyak kelapa.

6. Meredakan mual akibat kemoterapi

Peppermint Young Living untuk apa lagi selain membuat pernapasan jadi lebih leluasa? Ternyata, minyak esensial satu ini berguna dalam meredakan efek samping kemoterapi, khususnya mual dan muntah. Berdasarkan hasil studi yang dipublikasikan oleh Ecancermedicalscience, pasien kemoterapi yang menghirup peppermint essential oil mengalami penurunan frekuensi muntah yang signifikan dalam 24 jam pertama.

7. Mengurangi nafsu makan

Kegunaan minyak esensial peppermint yang satu ini sangat cocok untuk kamu yang sedang menjalani diet. Pasalnya, kandungannya dipercaya mampu mengurangi nafsu makan. Sebaliknya, peppermint oil kurang cocok dipakai anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan.

8. Merawat kulit berjerawat

Dilansir dari today.com, Dr. Debra Jaliman, ahli dermatologi yang berbasis di New York, mengungkapkan bahwa peppermint oil memiliki sifat antiseptik dan antibakteri yang berguna dalam mengurangi pertumbuhan jerawat. Selain itu, zat yang terkandung di dalamnya memberikan sensasi sejuk sehingga meringankan iritasi dan inflamasi pada kulit. Namun, penggunaannya harus beriringan dengan produk perawatan jerawat.

Cara Menggunakan Peppermint Young Living

peppermint young living untuk apa
Sumber : Sehatq.com

Bagaimana cara menggunakan Peppermint Young Living Indonesia? Berikut ini pilihannya.

  • Untuk penggunaan aromatik, kamu bisa menghirupnya langsung dari botol. Atau, tambahkan beberapa tetes minyak esensial ini ke dalam wadah yang berisi air hangat, tutupi kepala dengan handuk agar uap mengarah ke wajah, lalu hirup.
  • Gunakan alat diffuser untuk menyebarkan aroma ke seisi ruangan. Sebaiknya dilakukan pada saat kamu sedang belajar atau bekerja. Disarankan mendifusikannya selama 10 menit, 3 kali sehari.
  • Untuk aplikasi secara topikal, encerkan 1 tetes peppermint essential oil dengan 4 tetes minyak pelarut, seperti V-6. Kamu bisa mengaplikasikannya ke dada, sebelum dan saat berolahraga. Bisa juga dimanfaatkan untuk memijat bagian tubuh yang lelah.
  • Mau merasakan sensasi mandi dengan kesegaran Peppermint Young Living? Tambahkan beberapa tetes ke dalam air hangat sehingga uapnya membuatmu merasa relaks.

Meski Punya Banyak Manfaat, Peppermint Oil Tidak Dianjurkan untuk Pengguna Berikut Ini

peppermint young living kegunaan
Sumber : Beberooise.co.id

Sebaik-baiknya kandungan produk alami, terkadang efeknya berseberangan bagi pengguna tertentu. Begitu pula peppermint oil, tidak dianjurkan untuk mereka yang memiliki kondisi di bawah ini:

· Penderita defisiensi G6PD

Enzim G6PD berperan dalam menjaga sel darah merah tetap berfungsi secara normal, serta menghindarkannya dari senyawa berbahaya. Mereka yang menderita defisiensi enzim ini sebaiknya menghindari penggunaan peppermint.

· Mengonsumsi obat-obatan tertentu

Essential oil peppermint bisa menghambat enzim CYP3A4 yang bertugas menguraikan berbagai jenis obat-obatan. Jika kamu mengonsumsi obat-obatan tertentu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan peppermint oil.

·  Anak-anak dan bayi

Sebaiknya, hindarkan peppermint essential oil dari anak-anak maupun bayi. Aroma mentol kurang bersahabat bagi mereka, dan berpotensi menimbulkan efek samping.

Peppermint Young Living menghadirkan sensasi sejuk dan menyegarkan yang bisa mendukung aktivitasmu sehari-hari. Selama menggunakannya dengan cara yang benar, tanpa indikasi kondisi yang bertentangan, kamu akan mendapat manfaat yang luar biasa.

Best Seller

Related Article