Christmast And New Year Deals Are Here! Get Discount Up To 50%

Panduan Praktis Memilih Essential Oil untuk Ibu Hamil

panduan praktis memilih essential oil untuk ibu hamil

Telah digunakan selama berabad-abad, essential oil yang dianggap sebagai media pengobatan alami menawarkan berbagai khasiat untuk menangani sejumlah masalah kesehatan. Karena khasiat yang dimilikinya, minyak esensial kerap digunakan dalam setiap tahapan kehidupan—termasuk di masa kehamilan.

Meski masih memerlukan penelitian yang lebih mendalam, penggunaan essential oil untuk ibu hamil dianggap dapat memberikan sejumlah manfaat. Namun, manfaat tersebut baru bisa dirasakan jika kamu memilih varian yang tepat dan menggunakan minyak esensial pilihan dengan prosedur yang aman.

Manfaat Essential Oil bagi Ibu Hamil

essential oil untuk ibu mengandung
Sumber : Orami.co.id

Ada berbagai manfaat essential oil untuk ibu mengandung yang bisa dirasakan pada masa awal kehamilan hingga mendekati waktu kelahiran. Berikut adalah beberapa manfaatnya:

  • Mengurangi rasa mual serta keram dan panas perut
  • Menyehatkan kulit dengan mengurangi sebum dan membuat kulit lebih elastis ketika janin mulai berkembang
  • Mengurangi risiko stres atau depresi
  • Mengurangi rasa sakit pada sendi yang kerap muncul saat trimester ketiga
  • Melemaskan bagian punggung serta otot-otot yang sering kejang ketika waktu kelahiran kian dekat
  • Menangani masalah insomnia
  • Meningkatkan kualitas tidur ibu hamil karena aroma dari minyak esensial dapat membuat ruangan terasa nyaman untuk waktu tidur yang lebih lelap
  • Memberikan efek relaksasi sehingga ibu hamil terbebas dari rasa cemas dan bisa lebih tenang saat makin mendekati waktu kelahiran

Rekomendasi Essential Oil yang Aman Digunakan Ibu Hamil

Essential oil yang aman untuk ibu hamil
Sumber : Envato.com

Berikut adalah beberapa rekomendasi essential oil untuk ibu hamil yang menawarkan berbagai khasiat dan aman digunakan selama masa kehamilan.

1. Lemongrass

Lemongrass atau serai diperkaya oleh kandungan asam folat, zink, serta sejumlah vitamin dan mineral lainnya, termasuk vitamin A dan C. Saat diekstraksi menjadi minyak esensial, lemongrass young living memiliki khasiat menenangkan dan dapat mengurangi mood swing yang kerap dialami ibu hamil.

2. Cardamom

Sering digunakan sebagai tambahan rempah pada masakan Asia, cardamom atau kapulaga yang diekstraksi ternyata bermanfaat pula bagi kesehatan ibu hamil. Aromaterapi yang dihasilkan varian ini menawarkan rasa nyaman yang bisa mengurangi mual-mual. Kamu juga bisa mendapatkan hasil yang lebih optimal dengan mencampur minyak cardamom dan peppermint ke dalam diffuser.

3. Ginger

Tak berbeda dari cardamom, minyak esensial dari ekstrak ginger atau jahe dapat mengurangi risiko morning sickness alias mual-mual di awal kehamilan. Selain itu, jahe juga memiliki komponen antiradang yang berkhasiat mengurangi risiko pembengkakan dan rasa sakit pada sendi.

4. Spearmint

Menawarkan aroma yang lebih lembut, ringan, dan sejuk, spearmint memiliki khasiat yang sama dengan ginger dan cardamom. Ketiganya sama-sama bisa mengurangi rasa mual yang muncul di awal-awal kehamilan atau ketika memasuki masa trimester kedua. Spearmint juga cocok dipilih oleh ibu hamil yang tidak menyukai aroma tajam atau terlalu menyengat.

5. Lavender

Varian aman lainnya yang bisa dipilih oleh ibu hamil adalah lavender, salah satu varian populer dengan segudang khasiat dan kegunaan. Saat digunakan, lavender oil untuk ibu hamil memberikan efek relaksasi sehingga dapat mengurangi ansietas dan rasa sakit yang kerap muncul pada masa kehamilan trimester ketiga. Lavender aman pula untuk digunakan sebagai media pijat prenatal karena dapat melemaskan otot-otot ibu hamil yang tegang ketika janin mulai berkembang.

6. Citrus

Essential oil lavender untuk ibu hamil bukan satu-satunya pilihan relaksasi alami yang bisa dipertimbangkan. Varian lain, yakni citrus yang beraroma layaknya buah jeruk segar, juga memiliki khasiat yang tak jauh berbeda. Varian ini dianggap dapat mengurangi rasa mual yang kerap dialami oleh ibu hamil.

7. Rosewood

Rosewood adalah varian minyak esensial yang bisa diandalkan untuk meningkatkan kualitas tidur ibu hamil. Varian ini memiliki aroma menenangkan yang menghadirkan nuansa sejuk serta nyaman. Selain bisa untuk relaksasi, rosewood yang digunakan saat malam hari akan membuat ibu hamil tertidur lebih lelap dan bangun dengan keadaan yang lebih segar.  

Varian Essential Oil yang Harus Dihindari

essential oil yang harus di hindari ibu hamil
Sumber : Envato.com

Di samping essential oil untuk ibu hamil yang terbilang aman digunakan, ada sejumlah varian yang perlu dihindari. Varian yang sebaiknya tidak digunakan meliputi oregano, kayu manis, cengkeh, cumin, basil, bunga pansy, tarragon, birch, sage, dan wintergreen. Varian-varian tersebut dianggap dapat memberikan efek samping negatif bagi pertumbuhan janin di dalam rahim; beberapa di antaranya bahkan bisa menimbulkan kontraksi dini.

Tips Penggunaan Essential Oil yang Aman bagi Ibu Hamil

essential oil lavender untuk ibu hamil
Sumber : Envato.com

Penggunaan essential oil untuk ibu hamil yang dianggap paling aman adalah dengan menghirup uapnya melalui air diffuser. Sebagian besar ahli mengungkapkan cara ini dirasa cukup bagi ibu hamil untuk mendapatkan khasiat dan manfaat dari essential oil pilihan.

Selain itu, essential oil juga bisa digunakan untuk prenatal massage—jika telah dicampur dengan carrier oil atau minyak pelarut seperti minyak kelapa atau minyak almond. Namun, karena diaplikasikan langsung pada kulit, penggunaan minyak esensial sebagai media pijat prenatal harus dipastikan aman dan tidak akan memberikan pengaruh negatif bagi ibu hamil yang memiliki kulit sensitif.

Beberapa Hal Penting yang Harus Diperhatikan

essential oil dan ibu hamil
Sumber : Envato.com

Meski dianggap bermanfaat bagi ibu hamil, penggunaan essential oil selama kehamilan perlu memperhatikan sejumlah hal penting berikut ini:

  • Selalu pilih essential oil dengan tingkat kemurnian yang tinggi. Minyak esensial murni biasanya bebas dari racun dan tidak terkontaminasi zat-zat berbahaya sehingga lebih aman digunakan oleh ibu hamil.
  • Essential oil tidak dianjurkan untuk digunakan pada trimester pertama. Pasalnya, pada masa kehamilan tersebut, perkembangan janin dianggap masih terlalu rentan untuk menerima sejumlah eksposur dari bahan-bahan yang terkandung dalam minyak esensial.
  • Ibu hamil—terutama pada masa kehamilan 12 minggu ke bawah—juga tidak dianjurkan untuk menghirup essential oil secara langsung atau menelannya dalam bentuk apa pun.
  • Tak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan untuk memastikan keamanan varian dan cara penggunaan minyak esensial yang kamu inginkan.

Itulah sejumlah panduan praktis yang bisa dijadikan acuan saat memilih atau menggunakan essential oil untuk ibu hamil. Ada masih banyak khasiat dan kegunaan minyak esensial yang bisa dieksplorasi. Namun, jika kamu tengah mengandung dan ingin turut memakainya, pastikan untuk memilih varian yang tepat dan menerapkan prosedur yang aman dalam setiap penggunaannya.

Best Seller

Related Article