Christmast And New Year Deals Are Here! Get Discount Up To 50%

Ketahui Macam-Macam Essential Oil dan Fungsinya! Manakah yang Kamu Butuhkan?

ketahui macam macam essential oil dan fungsinya manakah yang kamu butuhkan

Saat sedang merasa lelah secara fisik ataupun emosional, relaksasi dapat membantu menyegarkanmu kembali. Kamu akan merasa lebih tenang ketika duduk atau berbaring sembari menarik dan mengembuskan napas perlahan. Kenyamanan tersebut makin meningkat tatkala menghirup aroma yang memanjakan indra penciuman sekaligus menenangkan.

Essential oil adalah sumber aroma memikat yang memberikan nuansa relaks. Namun, kegunaannya lebih luas dari sekadar wewangian. Setiap tetes mengandung kebaikan untuk kesehatan bagian tubuh tertentu, tergantung ekstrak tumbuhan yang menjadi komposisinya.

Nah, mau tahu essential oil yang paling kamu butuhkan saat ini? Ketahui dulu macam-macam essential oil dan fungsinya!

Apa Itu Essential Oil

Essential oil adalah
Sumber : Envato.com

Essential oil merupakan cairan yang memiliki aroma khas, berasal dari penyulingan bagian-bagian tanaman, baik itu bunga, daun, batang, akar, atau kulit. Meskipun dinamakan ‘oil’, tetapi teksturnya tidak penuh dengan asam lemak layaknya minyak sungguhan.  Kebanyakan memiliki warna transparan, walau ada pula yang berwarna lain.

Faktanya, essential oil sudah dikenal sejak ribuan tahun yang lalu. Bangsa Mesir kuno mengekstrak tumbuhan tertentu, kemudian memanfaatkan minyaknya untuk keperluan ritual hingga perawatan kecantikan.

Seiring perkembangan zaman, makin mudah menemukan macam-macam essential oil dan kegunaannya. Teknologi modern memprosesnya dengan cara yang lebih baik, tetapi dengan tingkatan yang variatif, antara lain:

  • Grade A: Murni atau tidak dicampur, seperti merek Young Living.
  • Grade B: Bersifat organik dan tersertifikasi, tetapi kemungkinan masih mengandung bahan kimia.
  • Grade C: Mengandung zat kimia, seperti penguat dan pengawet.
  • Grade D: Bersifat sintetis atau buatan; sering ditemukan di produk perawatan kulit dan rambut.

Macam-Macam Essential Oil dan Fungsinya

macam macam essential oil dan kegunaannya
Sumber : Envato.com

Ada banyak macam essential oil yang bisa kamu temukan. Masing-masing memiliki keunikan dan manfaat tersendiri. Inilah beberapa di antaranya.

1.  Lemon

Produk essential oil Young Living yang paling laris adalah Lemon. Selain wanginya yang sangat menyegarkan, esens lemon juga bersifat serbaguna. Mulai dari merawat kecantikan kulit sampai menyegarkan perabotan rumah tangga.

Kamu juga harus tahu, aroma lemon mampu meningkatkan konsentrasi dan daya pikir, sebagaimana hasil studi yang dilakukan pada tahun 2004. Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa wangi lemon dapat memperbaiki mood dan mengurangi stres.

2.  Lavender

Minyak esensial yang tak kalah populer adalah Lavender. Produk tersebut sering digunakan untuk menemani relaksasi, serta bekerja sebagai antistres dan antioksidan.

Jika kamu sering mengalami insomnia, Lavender bisa menjadi solusi alternatif. Merujuk dari Journal of Complementary and Alternative Medicine, minyak esensial Lavender terbukti membuat tidur para siswa menjadi lebih nyenyak.

3.  Lemongrass

Macam-macam essential oil dan kegunaannya yang tidak kalah menarik untuk kamu ketahui adalah Lemongrass atau serai. Minyak esensial ini ampuh menghilangkan bau tidak sedap pada furnitur.

Menariknya, serai juga membantu mengatasi sakit kepala. Hal itu disebutkan dalam studi yang dipublikasikan oleh Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine; senyawa eugenol pada serai memberikan efek terapi pada neurotransmiter.

4.  Thieves

Thieves Essential Oil adalah perpaduan berbagai rempah, seperti Eucalyptus Radiata, Lemon, Rosemary, Clove, dan Cinnamon Bark. Beberapa kegunaannya adalah mengurangi aroma tidak sedap serta menyegarkan karpet yang lembap. Ada pula studi yang menyebutkan kalau Thieves mengurangi kadar bakteri di udara.

5.  Peppermint

Tetesan minyak esensial Peppermint memberikan efek menyejukkan, apalagi jika kamu mengaplikasikannya setelah berolahraga. Kamu juga bisa menambahkannya ke dalam sampo atau air hangat sebelum mandi. Manfaat Peppermint lainnya yakni mengurangi ketegangan pada otot dan meredakan sakit kepala.

6.  Ceddarwood

Ceddarwood Essential Oil dapat ditambahkan ke dalam produk perawatan kulit untuk memberikan kelembapan ekstra. Selain itu, minyak kayu cedar memiliki khasiat merawat jerawat, sebagaimana yang dijelaskan pada jurnal terbitan tahun 2016. Produk ini juga berfungsi sebagai aromaterapi yang meningkatkan kualitas tidurmu.

7.  Frankincense

Di antara macam-macam essential oil dan fungsinya, Frankincense juga patut mendapat perhatian. Essential oil ini cocok menjadi teman meditasi atau yoga; aromanya yang khas mendukung atmosfer spiritual. Bisa pula dicampurkan dengan minyak V-6 guna memijat bagian tubuh yang lelah.

8.  Rosemary

Seperti halnya Lavender, Rosemary juga berperan sebagai antistres; menghirup aroma minyak esensial ini dapat mengurangi level kortisol. Lalu, apa lagi fungsinya? Nah, kamu bisa mencampurkannya ke dalam produk perawatan rambut dan perawatan kulit.

9. Tea Tree

Penelitian menunjukkan, Tea Tree Oil bekerja seefektif benzoyl peroxide dalam melawan jerawat. Terlepas dari masalah kulit tersebut, minyak esensial Tea Tree bisa ditambahkan ke dalam produk perawatan kulit karena sifatnya yang membersihkan. Fungsi lainnya adalah menjaga kesegaran kuku dan rambut.

10. Eucalyptus

Eucalyptus Essential Oil sarat dengan aroma yang membangkitkan semangat dan nuansa ceria. Cocok untuk menemanimu selama berolahraga, atau didifusikan di ruang kantor.  Kamu juga bisa mengusir bau pengap di lemari, dengan cara mencampurkan minyak esensial ini ke dalam penyegar ruangan DIY.

Cara Menggunakan Essential Oil

penggunaan essential oil
Sumber : Envato.com

Setelah menyimak macam-macam essential oil dan fungsinya, kamu wajib mengetahui cara menggunakannya. Ada tiga opsi yang bisa kamu lakukan, menyesuaikan dengan keperluan. Apa saja?

  • Aromatik

Kamu cukup menghirup aroma minyak esensial dari botolnya, atau teteskan dulu ke telapak tangan. Jenis minyak esensial tertentu tidak dianjurkan untuk kontak langsung dengan kulit demi menghindari risiko iritasi.

  • Difusi

Kamu memerlukan alat yang bernama diffuser untuk menyebarkan aroma ke udara. Teteskan minyak esensial ke dalam diffuser sesuai dengan petunjuk yang tertera.

  • Topikal

Topikal berarti mengoleskan minyak esensial langsung ke permukaan kulit. Untuk menghindari risiko iritasi, campurkan dulu essential oil dengan minyak pelarut atau carrier oil seperti V6 dan EVCO.

Cara Menyimpan Essential Oil

pemakaian essential oil
Sumber : Envato.com

Demi menjaga kualitas essential oil, pastikan kamu menyimpannya dengan benar, ya. Tentunya, kamu harus menutup botolnya rapat-rapat agar terlindungi dari udara, air, atau oksidasi. Jangan pula terkena panas atau sinar matahari secara langsung, karena mengakibatkan penguapan dan mengganggu komposisinya. Kalau kamu ingin membawanya bepergian, simpanlah di tempat yang aman seperti tas khusus essential oil.

Usai menyimak macam-macam essential oil dan fungsinya, kamu bisa menentukan pilihan sesuai kebutuhan saat ini; nuansa apa yang paling ingin kamu rasakan, dan bagian tubuh mana yang memerlukan terapi atau perawatan. Tidak ada salahnya untuk mengoleksi beberapa essential oil sekaligus, ya.

Best Seller

Related Article