Christmast And New Year Deals Are Here! Get Discount Up To 50%

7 Hal Penting tentang Essential Oil yang Harus Kamu Pahami

7 hal penting tentang essential oil yang harus kamu pahami

Dalam dunia pengobatan tradisional, essential oil bukan merupakan hal yang baru. Teknik pembuatan dan metode penggunaannya bahkan sudah tercatat sejak abad ke-13. Seorang Muslim Andalusia Spanyol bernama Ibnu Al-Baitar dianggap sebagai orang yang pertama kali mencetuskan jenis pengobatan ini. Dirinya yang merupakan ahli kimia farmasi meracik ekstrak berbagai jenis tumbuhan dalam bentuk cairan kental untuk digunakan sebagai obat bermacam-macam penyakit.

Di era modern seperti sekarang, minyak esensial—yang dikenal pula dengan istilah minyak asiri—menjelma menjadi salah satu pengobatan alternatif dan metode pencegahan sejumlah jenis penyakit. Namun, sudahkah kamu mengenal minyak dengan berbagai kegunaan ini?

1. Apa Itu Essential Oil?

essential oil adalah
Sumber : Envato.com

Essential oil adalah nama populer untuk kelompok minyak nabati berwujud cairan kental yang dibotolkan dan bisa menguap pada suhu tertentu. Di Indonesia, jenis minyak ini dikenal dengan beberapa istilah lain, seperti minyak asiri, minyak eterik, dan minyak aromatik.

Minyak esensial pada dasarnya merupakan jenis cairan ekstraksi yang dibuat dari tanaman, termasuk bunga-bungaan, buah-buahan, serta berbagai jenis tumbuhan lainnya. Setelah melalui proses distilasi, esens atau saripati tanaman tersebut akan dapat diserap oleh minyak. Aroma dan rasanya pun turut menempel sehingga menghadirkan manfaat serta khasiat yang sama seperti tumbuhan aslinya.

2. Kandungan Essential Oil

kandungan essential oil
Sumber : Envato.com

Seperti namanya, essential oil mengandung esens dari berbagai jenis tumbuhan yang dipercaya berkhasiat untuk kesehatan. Kandungan kompleks yang dimilikinya dapat berbeda-beda karena bergantung pada jenis tanaman yang digunakan sebagai ekstrak.

Beberapa jenis minyak esensial dapat mengandung komponen antioksidan, sedangkan sebagian lainnya mengandung komponen alkohol atau mineral dalam takaran beragam. Meski demikian, proses ekstraksi dan distilasi minyak esensial membuat esktrak tanaman bercampur dengan sejumlah zat umum seperti asam karbol, keton, nitrogen, ester, serta terpentin.

3. Jenis-Jenis Essential Oil Paling Populer

jenis essential oil
Sumber : Envato.com

Minyak esensial memiliki jenis yang bervariasi; setiap jenisnya hadir dengan aroma unik serta manfaat kesehatan terbaik. Dari berbagai essential oil terbaik dan populer yang ditawarkan di pasaran, berikut adalah beberapa di antaranya:

  • Lavender sebagai penghilang stres.
  • Peppermint untuk meningkatkan energi.
  • Rose dipercaya dapat mengurangi ansietas dan kecemasan.
  • Chamomile sebagai pelengkap media relaksasi.
  • Tea Tree untuk meningkatkan sistem imun tubuh dan mengobati infeksi.
  • Jasmine digunakan untuk mengurangi risiko depresi.
  • Lemon berkhasiat meredakan sakit kepala.

Beberapa jenis minyak esensial yang disebutkan di atas tentu hanya sebagian kecil saja. Masih banyak jenis dan variasi lain dengan khasiat yang tak kalah beragam. Penggunaannya pun kerap dilakukan bersamaan agar manfaat yang dirasakan bisa lebih maksimal.

4. Manfaatnya bagi Kesehatan

manfaat essential oil untuk kecantikan
Sumber : Envato.com

Meski khasiatnya untuk menyembuhkan penyakit tertentu belum dapat dibuktikan penelitian secara menyeluruh, essential oil tetap menawarkan berbagai manfaat bagi kesehatan. Kandungan alami dan khasiat aromaterapi yang dimilikinya dipercaya dapat memberikan manfaat kesehatan sebagai berikut:

  • Menghilangkan stres dan ansietas
  • Mengobati rasa sakit kepala dan migrain
  • Meningkatkan kualitas tidur yang lebih sehat serta mengobati insomnia
  • Mengobati infeksi dan peradangan kulit
  • Mengurangi rasa mual pada masa kehamilan awal
  • Meningkatkan gairah dan nafus makan
  • Meredakan berbagai penyakit pernapasan ringan, seperti flu dan batuk
  • Sebagai sumber antibiotik dan antibakteri yang diperlukan tubuh

5. Cara Penggunaan

cara menggunakan essential oil
Sumber : Envato.com

Essential oil dapat digunakan dengan beberapa cara. Salah satu metode populer yang paling banyak digunakan saat ini adalah dengan menuangkan beberapa tetes minyak esensial berbagai jenis ke dalam air diffuser. Melalui alat ini, minyak yang dituangkan akan menguap sehingga dapat diserap oleh udara di dalam ruangan. Khasiatnya pun dapat dirasakan dari aroma yang dihirup indra penciuman.

Cara lainnya adalah dengan melarutkan minyak esensial bersama minyak pelarut khusus (carrier oil). Cara ini terbilang lebih praktis jika kamu belum memiliki air diffuser. Ada pula yang melarutkan minyak esensial dengan air hangat di dalam wadah, lalu menghirup uap yang dihasilkannya. Umumnya, cara tersebut digunakan untuk meredakan gejala batuk-pilek seperti hidung tersumbat atau gatal tenggorokan.

6. Tips Memilih Essential Oil Terbaik

essential oil terbaik
Sumber : Envato.com

Salah satu cara paling mudah untuk memilih essential oil terbaik adalah dengan mencermati botolnya. Produsen tepercaya biasanya selalu mencantumkan nama umum tanaman yang diekstrak beserta nama latinnya pada setiap kemasan. Dengan begitu, kamu bisa mengetahui pasti jenis tanaman atau bunga-bungaan yang terkandung dalam minyak esensial tersebut.

Dari label yang ditempelkan pada botol, kamu dapat melihat pula bagian tanaman apa yang diekstrak sekaligus berapa persen kemurnian ekstraksi yang ditawarkan. Cermati apakah minyak esensial tersebut diekstrak dari daun, batang, bunga, atau kulit tanaman karena aroma dan khasiat yang ditimbulkan dapat berbeda untuk setiap bagian. Sementara itu, dari segi persentase kemurnian, memilih tingkat kemurnian tertinggi dianggap sebagai solusi efektif untuk mendapatkan produk terbaik.

Namun, yang tidak kalah penting adalah memilih variasi yang sesuai dengan kebutuhanmu. Jika kamu ingin menggunakan minyak esensial untuk kepentingan relaksasi, pilihlah wangi-wangi lembut seperti lavender atau chamomile. Untuk meredakan gejala pilek atau batuk, beberapa jenis minyak mengandung rempah seperti cinnamon, nutmeg, thyme, dan rosemary adalah pilihan yang lebih utama.

7. Info Tambahan

info essential oil
Sumber : Envato.com

Di samping sejumlah poin penting yang telah disebutkan di atas, ada beberapa info tambahan lain yang harus kamu pahami saat ingin menggunakan essential oil. Pertama, perlu diingat jika minyak esensial hanya bisa digunakan secara eksternal dengan cara dihirup uapnya atau diaplikasikan pada kulit. Dalam kasus tertentu yang melibatkan penggunaan internal, kamu harus selalu berkonsultasi terlebih dahulu dengan ahli kesehatan profesional.

Kedua, minyak esensial juga memiliki aturan khusus bagi usia pengguna. Bayi, anak-anak, dan lanjut usia yang cenderung lebih sensitif sebaiknya tidak diberikan eksposur yang terlalu sering dengan jenis minyak ini. Meski demikian, ada beberapa variasi populer—seperti eucalyptus dan tea tree oil—yang tergolong aman digunakan oleh segala usia dalam batas wajar. Tetap selektif memilih jenis ekstrak yang pas, ya!

Terakhir, beberapa jenis minyak esensial dapat menimbulkan reaksi alergi, terutama bagi sebagian orang yang memiliki kulit atau sistem pernapasan yang sensitif. Jadi, pastikan kamu selalu memeriksa komposisi dan kandungan minyak sebelum membeli. Memilih minyak esensial dari brand tepercaya juga bisa dijadikan solusi ampuh untuk mendapatkan produk aman dan kaya khasiat seperti yang kamu harapkan.

Itulah beberapa hal penting mengenai essential oil yang harus dipahami terlebih dahulu sebelum kamu menggunakannya dalam keseharian. Informasi di atas juga bisa kamu jadikan panduan praktis dalam memilih minyak esensial terbaik untuk merasakan beragam khasiatnya.

Best Seller

Related Article