Christmast And New Year Deals Are Here! Get Discount Up To 50%

7 Fakta Menarik tentang Peppermint Essential Oil

7 fakta menarik tentang peppermint essential oil

Peppermint essential oil adalah minyak esensial yang diekstrak dari daun tanaman peppermint. Tanaman ini merupakan jenis herbal hibrida dari keluarga mint atau genus Mentha yang memiliki bunga-bunga kecil serta terkenal akan aroma khasnya. Aroma peppermint sebenarnya terbentuk dari hasil percampuran silang antara varian spearmint dan watermint yang banyak ditemukan di dataran Eropa serta Amerika Utara.

Populer sebagai minyak aromaterapi, peppermint essential oil menyimpan sejumlah fakta menarik, dari sejarah hingga kegunaannya bagi kesehatan tubuh. Yuk, simak selengkapnya!

1.    Sudah Digunakan Selama Berabad-Abad

peppermint essential oil manfaat
Sumber : Sehatq.com

Bernama latin Mentha piperita, tanaman peppermint tercatat sebagai salah satu tanaman tertua yang sudah digunakan sejak era Mesir Kuno. Bahkan, asal-usul namanya pun sempat disinggung dalam mitologi Yunani.

Dikisahkan, nama “Mentha” yang menjadi nama latin dari peppermint berasal dari nama seorang nymph yang pernah membuat murka Dewi Persephone. Karena amarahnya, Dewi Yunani yang merupakan anak perempuan Zeus dan Dermeter ini pun mengutuk sang nymph menjadi sebuah tanaman beraroma menyengat.

Penggunaan peppermint dan berbagai turunannya—termasuk minyak esensial—mulai meluas sejak dikultivasi secara besar-besaran di Inggris, Amerika Serikat, Italia, hingga Jepang. Keberadaannya menjadi lebih populer ketika orang-orang merasakan manfaat peppermint essential oil yang beragam.

2.    Disusun oleh 40 Senyawa Berkhasiat

peppermint essential oil adalah
Sumber : Healthline.com

Sebagai tanaman herbal, peppermint kerap dipilih menjadi pengobatan alternatif dan natural yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan. Peppermint essential oil yang diekstrak langsung dari tanamannya pun mengandung khasiat yang sama hebatnya karena tersusun oleh 40 macam senyawa kimia yang teruji aman.

Beberapa senyawa berkhasiat yang terkandung di dalam varian minyak esensial ini meliputi menthol, menthone, dan menthyl acetate. Berdasarkan uji laboratorium, kandungan aktif yang dimiliki minyak esensial peppermint banyak memberikan dampak positif bagi berbagai aktivitas metabolisme di dalam tubuh, termasuk sistem pencernaan, sistem pernapasan, dan sistem ekskresi.

Tak hanya itu, peppermint yang sudah diekstrak dalam bentuk minyak esensial juga memiliki kandungan antioksidan, antibakteri, antivirus, antiseptik, serta antispasmodic. Jadi, tidak heran jika penggunaannya terbilang sangat bermanfaat bagi kesehatan dan kesegaran tubuh.

3.    Ampuh Atasi Sakit Kepala

peppermint essential oil
Sumber : Atsirich.com

Salah satu manfaat minyak peppermint yang paling sering dirasakan adalah khasiatnya yang ampuh mengatasi berbagai jenis sakit kepala, dari sakit kepala biasa, sakit kepala sebelah, hingga sakit kepala menyeluruh yang dirasakan hingga leher dan bagian belakang kepala. Khasiat ini dapat dirasakan lebih optimal saat kamu mencampurkan minyak esensial peppermint dengan sejumlah varian lain, seperti menthol atau wintergreen.

Sakit kepala yang menimbulkan rasa mual pun dapat diatasi dengan menghirup minyak peppermint sebagai aromaterapi. Kandungan myorelaxant yang dimiliki peppermint juga berkhasiat meredakan rasa sakit kepala yang sering muncul berbarengan dengan gejala flu atau demam. 

4.    Dapat Diaplikasikan Langsung pada Kulit

peppermint essential oil untuk kulit
Sumber : my-best.id

Peppermint essential oil adalah salah satu varian minyak esensial yang aman untuk diaplikasikan langsung pada kulit. Penggunaannya dapat menghilangkan rasa gatal dan meredakan ruam, bahkan pada kondisi yang sudah kronis sekalipun.

Selain itu, minyak peppermint juga bisa digunakan untuk mengurangi rasa nyeri pada otot. Langkah pengobatannya sama saja, yakni dengan mengoleskan sedikit campuran minyak esensial peppermint dan carrier oil pada bagian yang sakit.

Langkah ini pun dapat diaplikasikan saat kamu merasakan sakit kepala atau migrain. Minyaknya dapat dioleskan langsung pada bagian dahi maupun pelipis untuk mengurangi rasa sakit dan pusing yang ditimbulkan. Namun, jika kamu memiliki jenis kulit yang cenderung sensitif, ada baiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengikuti langkah pengobatan alternatif ini.

5.    Membantu Melancarkan Pencernaan

peppermint essential oil untuk pencernaan
Sumber : goldenfragrance.com

Dalam sebuah artikel ilmiah yang diterbitkan di jurnal Alimentary Pharmacology and Therapeutics, peppermint essential oil terbukti dapat membantu melancarkan pencernaan sekaligus meredakan sembelit pada orang dewasa.

Manfaat minyak esensial peppermint yang paling signifikan bagi sistem pencernaan adalah kemampuannya meredakan gejala Irritable Bowel Syndrome (IBS). IBS merupakan kondisi penyakit pencernaan kronis yang menimbulkan gejala seperti konstipasi, diare, dan sakit perut akut.

Penggunaan peppermint dalam bentuk minyak esensial dapat mengobati penyakit ini karena kandungan antiradang yang dimilikinya akan mengurangi sensasi sakit perut yang kerap timbul.

Meski begitu, kamu tetap harus berhati-hati menggunakannya jika memiliki riwayat penyakit maag atau penyakit gastrointestinal lain. Pasalnya, penggunaan minyak esensial peppermint dapat pula menyebabkan efek samping berupa peningkatan asam lambung jika tidak dibarengi dengan dosis yang sesuai.

6.    Mampu Menyehatkan Kulit dan Rambut

peppermint essential oil untuk kulit dan rambbut
Sumber : medicalnewstoday.com

Walau baru dibuktikan dalam riset yang cukup terbatas, peppermint dalam bentuk minyak esensial dikatakan memiliki kegunaan untuk menyehatkan dan mempercantik kulit. Oleh karena itu, varian ini kerap dijadikan campuran dalam berbagai produk kosmetik yang dapat melembapkan maupun menghaluskan kulit.

Ibu hamil yang memiliki kondisi kulit kering atau mudah terkena ruam dapat menggunakan minyak esensial peppermint sebagai solusi alternatif. Caranya dengan membuat campuran berisi 0,5% peppermint oil dan mengoleskannya dua hari sekali pada bagian kulit yang dirasa kering dan gatal.

Tak hanya untuk kulit, penggunaan peppermint essential oil untuk rambut juga terbukti memiliki hasil positif. Sebuah penelitian yang dilakukan tim peneliti dari Korean Society of Toxicology menunjukkan bahwa minyak esensial ini bisa melebatkan rambut tanpa kandungan racun yang membahayakan.

7.    Minim Efek Samping Saat Digunakan sebagai Aromaterapi

peppermint essential oil untuk aromaterapi
Sumber : Atsirich.com

Saat digunakan sebagai aromaterapi, peppermint essential oil Young Living tidak menimbulkan efek samping yang signifikan. Sebaliknya, jenis minyak esensial ini menghadirkan segudang manfaat sebagai campuran aromaterapi. Meski demikian, kamu tetap harus memperhatikan kadar penggunaan yang aman, terutama jika terdapat bayi, anak-anak, dan hewan peliharaan di rumah.

Itulah beberapa fakta menarik tentang peppermint essential oil, termasuk sejarah, kandungan, serta sejumlah manfaatnya bagi kesehatan. Kamu pun bisa memilih varian minyak esensial ini untuk berbagai penggunaan, dari meredakan sakit kepala hingga mempercantik kulit dan rambut.

Best Seller

Related Article